Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.843 views

Solusi Islam Memutus Tuntas Perdagangan Perempuan

PEREMPUAN dengan segala hal yang diberikan Allah kepadanya berupa kelembutan dan rasa kasih sayang yang. Tugas mulia yang diembannya, penjagaan berharga yang dilakukan untuknya serta perlakuan istimewa yang sudah Allah tentukan terhadapnya. Allah subhanahu wa ta’ala juga memberikan hal istimewa lain berupa daya tarik dan keindahan pada dirinya. Daya tarik dan keindahan inilah yang sering dikejar oleh para lelaki pemuja nafsunya.

Kelemah lembutan dan rasa kasih sayang yang identik pada perempuan membuat banyak perusahaan lebih senang mempekerjakan mereka karena menurutnya perempuan lebih penurut. Hal identik itupun juga begitu sering dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Seperti banyak kasus yang kita temui kekerasan begitu sering saja terhadap perempuan, karena perempuan selalu dianggap lemah.

Perdagangan perempuan juga sudah begitu sering terjadi. Hal ini disebabkan karena faktor ekonomi, gaya hidup yang semakin tinggi dan tingkat pengetahuan agama yang begitu rendah. Seperti yang dilansir pada www.voaindonesia.com 24/06/2019 Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mencatat ada 29 perempuan jadi korban pengantin pesanan di China selama 2016-2019. Para perempuan ini dibawa ke China, dinikahkan dengan lelaki di negara tersebut, dengan iming-iming diberi nafkah besar. Namun, kata Sekjen SBMI, perempuan ini malah ‘dieksploitasi’ dengan bekerja di pabrik tanpa upah.

“Dia sama-sama kerja dari jam 7 sampai 6 sore. Kemudian ada lagi kerja tambahan merangkai bunga sampai jam 9 malam. Jadi dia kerja. Tapi dari pekerjaan-pekerjaan itu dia nggak dapat apa-apa. Semua upahnya itu ke suami atau ke mertua,” ujarnya dalam konferensi pers di LBH Jakarta, Minggu (23/6/2019) siang. Para perempuan ini berasal dari Jawa Barat (16 orang) dan Kalimantan Barat (13 orang). Mereka dikenalkan dengan lelaki di China lewat mak comblang atau pencari jodoh.

Kata Sekjen SBMI, para perempuan ini tergoda dengan iming-iming uang. “Dari cerita-cerita yang kami dapatkan itu memang mereka butuh duit,” jelasnya. Dari berbagai laporan, SBMI menemukan para perempuan ini dipesan dengan harga 400 juta Rupiah. Dari angka itu, 20 juta diberikan kepada keluarga pengantin perempuan sementara sisanya kepada para perekrut lapangan.

Di China, para korban kerap dianiaya suami dan dipaksa berhubungan seksual, bahkan ketika sedang sakit. Para korban juga dilarang berhubungan dengan keluarga di Indonesia. SBMI menduga, pernikahan ini sebetulnya merupakan praktik perdagangan manusia. “Proses ini sudah ada proses pendaftaran, perekrutan, penampungan, ada pemindahan, ada pemberangkatan keluar negeri. Terus cara-caranya itu ada penipuan, informasi palsu, dan pemalsuan dokumen,” paparnya.

Tidak Pidana Perdagangan Orang telah meluas, baik terorganisasi maupun tidak, juga menggunakan modus yang berbeda-beda dengan lokasi di dalam atau luar negeri. Kegiatan semacam ini makin marak terjadi karena memberikan keuntungan finansial yang besar sehingga menjadi ancaman besar bagi masyarakat.

Sungguh begitu memilukan kejadian seperti ini menimpa negara yang berlimpah sumber daya alam. Pada nyatanya tidak bisa memberikan kecukupan untuk masyarakatnya sendiri. Ditambah lagi sikap hedonis dan sekulerisme yang dilahirkan oleh sistem sekarang membuat perempuan semakin berupaya bekerja demi memenuhi seluruh keinginannya tanpa memikirkan konsekuensi yang akan diterima.

Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) akan terus terjadi jika negara masih menggunakan kapitalisme sebagai sistem dalam aturannya. Meski Indonesia memiliki hukum,tetapi tidak akan memberikan efek apapun terhadap pelaku. Pelaku hanya dihukum sebentar hingga akhirnya mereka bisa bebas berkeliaran kembali. Hal itu tidak akan bisa menjadikan Indonesia aman dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) khususnya perempuan.

Penghapusan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) tidak bisa dengan penyetaraan gender. Peyetaraan gender saja sudah sangat jelas tidak sesuai dengan fitrah perempuan. Hal ini hanya akan menambah permasalahan negeri. Perempuan tidak bisa dituntut seperti laki-laki,sebab perempuan sudah diberikan fitrah tersendiri yang begitu berbeda dengan fitrah laki-laki. Serta sudah jelas bahwa perempuan dan laki-laki diciptakan berpasang-pasangan, seperti dalam firman Allah subhanahu wa ta’ala : “Dan, Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan).” (TQS Fathir [35]: 11).

Jadi, sangat mustahil jika ingin menyelesaikan permasalahan Tidak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini dengan penyetaraan gender, pun jika penyetaraan gender itu terwujud (namun faktanya tidak bisa terwujud) tetap saja tidak akan bisa memberikan solusi tuntas dalam permasalahan ini. Sistem kapitalisme sudah menjerat perekonomian masyarakat sehingga masyarakat khususnya perempuan dituntut untuk bekerja. Padahal, lapangan pekerjaan yang tersedia sangatlah terbatas.

Berbeda dengan solusi yang diberikan oleh islam, syariat islam akan memutus tuntas perdagangan manusia, diantaranya dengan penguatan fungsi keluarga yaitu dengan menanamkan akidah islam kepada anak,serta pengawasan dan pedidikan orang tua terhadap anak hingga bisa terbentuk individu yang taat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Kemudian yaitu dengan kontrol masyarakat, dimana sistem islam akan membentuk masyarakat yang islami, sehingga masyarakat memiliki fungsi kontrol perilaku antar masyarakat lainnya. Mereka memahami pentingnya amar ma’ruf nahi munkar. Dan yang terakhir optimalisasi peran negara, negara dalam islam sebagai institusi tertinggi yang harus menghadirkan keamanan dan jaminan bagi masyarakat. Negara juga harus memberikan pendidikan berkualitas serta memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dengan pengelolaan sumber daya alam secara tepat menurut sistem ekonomi islam.

Sistem yang ditawarkan islam menjadi jawaban setiap permasalahan negeri. Penerapan aturan Islam secara kaffah dalam kehidupan akan menjadikan pribadi yang bertakwa, masyarakat yang islami dan negara yang menjalankan hukum sesuai syariat sehingga Allah akan memberikan keberkahan kepada negara ini, sesuai dengan janji-Nya :

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri tersebut beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (Qs. Al-A’raf: 96). Wallahu a’lam bisshawwab.*

Kiki Amelia

Member Akademi Menulis Kreatif (AMK)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Sudah tiga puluh lima hari Khanza (5) meringkuk di atas tempat tidur. Tubuh santri Taman Al-Quran ini melepuh terluka bakar 40 persen. Tangan kirinya terancam diamputasi karena hangus tak berbentuk....

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

Ayo Berbagi untuk Yatim, Jompo dan Lansia. Raih Peluang Surga dan Amalan Jihad.!!

IDC akan menggelar santunan yatim, jompo dan lansia bertepatan dengan peresmian Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya. Mari berjihad bersama Yatim dan dhuafa, peluang masuk surga bersama Nabi sedekat...

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

[Sakit Langka] Sekujur Kulit Luka Mengelupas, Ustadzah Maula Tak Bisa Berdakwah, Ayo Bantu.!!

Pengasuh Madrasah Diniyah Tarbiyatut Tholabah Purbalingga ini diuji Allah dengan penyakit langka. Kulit di sekujur tubuhnya mengelupas, bersisik, luka bernanah, gatal dan nyeri cekot-cekot....

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Pekan Ketiga IDC Serahkan Bantuan 29 Juta, Khaulah Bayi Prematur Masih Kristis. Ayo Bantu..!!

Di pekan ketiga IDC sudah serahkan donasi 29 juta rupiah untuk biaya perawatan Khaulah Kamilah. Bayi prematur anak ustadz aktivis dakwah ini masih dirawat intensif inkubator di rumah sakit Anna...

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

Latest News
Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Pak Menteri, RRC yang Paling Senang Penghapusan Sejarah Perang Jihad

Sabtu, 21 Sep 2019 09:02

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Ribuan Warga Australia Demo tentang Perubahan Iklim

Jum'at, 20 Sep 2019 23:07

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Menyapu dan Memasak dalam Kondisi Junub?

Jum'at, 20 Sep 2019 22:15

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Sekjen PBB dan Kepala ICRC Serukan Gencatan Senjata di Tripoli

Jum'at, 20 Sep 2019 22:09

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Rusia dan Cina Memveto Usulan Gencatan Senjata di Idlib

Jum'at, 20 Sep 2019 21:25

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Phobia Materi Perang di Madrasah, Narasi Absurd Rezim Kalut

Jum'at, 20 Sep 2019 21:05

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Korea Selatan Khawatir Demam Babi Afrika Melanda Wilayah Mereka

Jum'at, 20 Sep 2019 21:00

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Indonesia Mempermudah Investasi Asing, Ada Apakah?

Jum'at, 20 Sep 2019 20:51

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Turki Tangkap 4 Orang Asing Diduga Miliki Hubungan dengan Islamic State

Jum'at, 20 Sep 2019 20:21

Pembatasan Usia Pernikahan, Solusi atau Ilusi?

Pembatasan Usia Pernikahan, Solusi atau Ilusi?

Jum'at, 20 Sep 2019 19:52

Mantan Diktator Tunisia yang Digulingkan dalam Musim Semi Arab, Ben Ali Mati di Pengasingan

Mantan Diktator Tunisia yang Digulingkan dalam Musim Semi Arab, Ben Ali Mati di Pengasingan

Jum'at, 20 Sep 2019 19:35

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Konfirmasi Pembicaraan dengan Taliban Sudah Mati

Utusan Khusus AS untuk Afghanistan Konfirmasi Pembicaraan dengan Taliban Sudah Mati

Jum'at, 20 Sep 2019 19:16

Twitter Tangguhkan Akun Twitter Dalang Pembunuhan Jamal Khashoggi Saud Al-Qahtani

Twitter Tangguhkan Akun Twitter Dalang Pembunuhan Jamal Khashoggi Saud Al-Qahtani

Jum'at, 20 Sep 2019 19:05

PM Pakistan Bahas Masalah Kashmir dengan Putra Mahkota Saudi

PM Pakistan Bahas Masalah Kashmir dengan Putra Mahkota Saudi

Jum'at, 20 Sep 2019 18:12

Koalisi Pimpinan Saudi Hancurkan 4 Situs Perakitan Kapal dan Ranjau Syi'ah Houtsi di Hodeida

Koalisi Pimpinan Saudi Hancurkan 4 Situs Perakitan Kapal dan Ranjau Syi'ah Houtsi di Hodeida

Jum'at, 20 Sep 2019 17:45

Pernikahan Dini Solusi Ditengah Dekadensi Moral Generasi

Pernikahan Dini Solusi Ditengah Dekadensi Moral Generasi

Jum'at, 20 Sep 2019 17:05

Rusia Tolak Tuduhan Tak Berdasar Tentang Serangan terhadap Aramco

Rusia Tolak Tuduhan Tak Berdasar Tentang Serangan terhadap Aramco

Jum'at, 20 Sep 2019 17:04

Soal RUU P-KS, AILA Indonesia Nilai Anggota Dewan Inkonsistensi

Soal RUU P-KS, AILA Indonesia Nilai Anggota Dewan Inkonsistensi

Jum'at, 20 Sep 2019 12:56

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Santri TPQ Melepuh Terperosok Abu Panas, Tangannya Terancam Diamputasi, Ayo Bantu..!!

Jum'at, 20 Sep 2019 10:16

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Dewan Pengawas KPK? Wow...Keren!

Kamis, 19 Sep 2019 23:53


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X