Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.122 views

Lagi! Arah Pendidikan Dipertanyakan

 

Oleh:

Puput Hariyani, S.Si*

 

DUNIA pendidikan kembali berduka. Lagi dan lagi kasus kerusakan generasi mencoreng wajah pendidikan negeri ini. Dilansir detiknews.com, Alexander Warupangkey (54) salah seorang guru SMK di Manado harus meregang nyawa akibat pengeroyokan yang dilakukan oleh muridnya sendiri. Hal ini dikarenakan pelaku tersinggung karena ditegur merokok. Begitu mudah generasi tersulut emosi. Peristiwa ini tentu bukanlah yang pertama, juga bisa jadi bukan yang terakhir.

Berulangnya tingkah polah generasi yang semakin liar dan tak terkendali tentu menjadi keprihatian tersendiri. Mereka berada di garis merah. Untuk menelisik secara mendalam tentu dibutuhkan cara pandang yang komprehensif agar ditemukan akar persoalan sehingga dari sana akan dirumuskan solusi penyelesaian.  

Dari sisi keimanan generasi tentu pondasinya sangat rapuh sehingga mereka berani menendang norma agama. Pantauan keluarga minim sehingga penjagaanya pun lemah, belum lagi lingkungan pergaulan yang menebarkan aura negatif. Ditopang oleh media yang kurang berpihak pada tumbuh kembang generasi. Muatan liberal sangat cepat diadopsi sementara bahaya yang ditimbulkan tak diperhitungkan.

Lembaga pendidikan juga patut untuk instropeksi diri, melakukan evaluasi ditengah program yang massif digalakkan misalnya Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang disinergiskan dengan Program Pendidikan Karakter (PPK).  Ada apa dengan kurikulum pendidikan kita? Kini arah pendidikan kembali dipertanyakan.

Di era menteri sebelumnya, justru  muatan sekulerisasi pada program pendidikan karakter juga kian terasa. Ide penghapusan pendidikan agama di sekolah yang diwacanakan oleh Chairman Jababeka SD Darmono yang diusulkan pada Presiden Jokowi menuai banyak kritik dari masyarakat. Menurut Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, ide penghapusan pelajaran agama adalah ide sekulerisasi yang menjauhkan generasi bangsa dari nilai-nilai agama (indopos). Ide ini sangat berbahaya dan harus dijauhkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara.

Muhadjir Efendi juga menyatakan bahwa nyawa dari gerakan pendidikan adalah literasi. Muhadjir juga menyampaikan literasi tak melulu soal membaca buku. Menghadapi era industry 4.0 setidaknya ada 6 literasi yang wajib dikuasai. Literasi baca tulis, literasi numerasi, literasi sains, literasi financial, literasi digital dan literasi kebudayaan dan kewarganegaraan (jeda.id).

Namun benarkah literasi yang dicanangkan dalam rangka untuk mencerdaskan bangsa agar mampu menghadapi tantangan di era RI 4.0 atau justru sebaliknya? Revolusi Industri 4.0 bukan saja bicara tentang perubahan teknologi tetapi juga keharusan dunia mengikuti perubahan nilai-nilai sebagaimana yang diinginkan AS.

Pada gilirannya kecanggihan teknologi era RI 4.0 seperti Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence - IA) berupa robot pintar hingga mobil tanpa sopir dan mesin cerdas lainnya akan menimbulkan masalah serius, salah satunya adalah pengangguran. Hal ini dipaparkan Larry Elliott editor ekonomi “The Guardian” dua tahun lalu dalam tulisannya bertajuk Fourth Industrial Revolution brings promise and peril for humanity.

Dari sini bisa ditarik benang merah, bahwasanya peningkatan kualitas SDM bagi generasi untuk menguasai literasi tidak banyak berarti. Pasalnya, generasi hanya akan menjadi user pengguna bukan maker pembuat.

Apalagi jika dikaitkan dengan permintaan presiden kepada Mendikbud baru Nadiem Makarim untuk membuat terobosan di dunia pendidikan. Menyiapkan sumber daya manusia (SDM) siap kerja, siap berusaha, yang link and matched antara pendidikan dan industry (kumparan.com).

Alhasil, arah pendidikan kita semakin terlihat untuk melahirkan generasi yang sekuler-liberal dan generasi hanya akan tercetak menjadi buruh yang bekerja di raksasa-raksasa bisnis industry kapitalis.

Arah Pendidikan Islam

Berbeda dengan pendidikan hari ini. Arah pendidikan Islam sangat jelas yakni untuk membentuk generasi yang memiliki kepribadian Islam, menguasai sains teknologi untuk kemaslahatan umat manusia dan tentunya semua itu diiringi dengan pondasi keimanan yang kokoh.

Sistem pendidikan Islam meniscayakan penerapa Islam secara menyeluruh dalam seluruh aspek kehidupan. Karena di dalam Islam sistem pendidikan berkaitan erat dengan sistem kehidupan yang lainnya. Salah satunya adalah sistem ekonominya yang akan menjamin terwujudnya pendidikan berkualitas dengan lengkapnya berbagai fasilitas pembelajaran. 

Islam akan menetapkan kurikulum yang menjadikan akidah Islam sebagai asasnya, proses pembelajaran yang membekas pada diri pelajarnya. Kesuksesan pendidikan Islam juga ditopang oleh berbagai elemen. Sinergitas antara keluarga sebagai pihak yang menancapkan keimanan yang kokoh, sekolah dan juga masyarakat yang akan menjadi kontrol social. Serta negara menutup berbagai celah yang bisa merusak generasi dengan memberikan pengaturan yang komprehensif salah satunya di bidang media social dengan menghapus berbagi konten yang tidak mendidik. Mewujudkan regulasi sistem pergaulan yang Islami.

Pengamanan serba berlapis inilah yang telah terbukti di masa kejayaan Islam selama berbilang abad melahirkan kualitas generasi yang mampu menguasai ilmu dunia dan akhirat. Demikianlah Islam menjaga generasi dan mengantarkan mereka menjadi pemimpin dunia.*Penulis pemerhati remaja

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
Fenomena Desa Hantu, Potret Birokrasi Kapitalistik

Fenomena Desa Hantu, Potret Birokrasi Kapitalistik

Sabtu, 16 Nov 2019 06:42

MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

Sabtu, 16 Nov 2019 05:39

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Jum'at, 15 Nov 2019 21:08

Jusuf Kalla Dijadwalkan Buka Muktamar ke-6 KBPII

Jusuf Kalla Dijadwalkan Buka Muktamar ke-6 KBPII

Jum'at, 15 Nov 2019 20:22

Menlu AS Sebut Koalisi Anti-Islamic State Harus Pindah Fokus ke Afika Barat dan Sahel

Menlu AS Sebut Koalisi Anti-Islamic State Harus Pindah Fokus ke Afika Barat dan Sahel

Jum'at, 15 Nov 2019 17:05

Laporan: Islamic State Terbitkan 'Panduan' Bagi Calon Serigala Tunggal

Laporan: Islamic State Terbitkan 'Panduan' Bagi Calon Serigala Tunggal

Jum'at, 15 Nov 2019 16:05

Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Jum'at, 15 Nov 2019 15:05

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Jum'at, 15 Nov 2019 10:50

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Jum'at, 15 Nov 2019 09:33

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Jum'at, 15 Nov 2019 08:45

Ketika Imam Kentut

Ketika Imam Kentut

Jum'at, 15 Nov 2019 08:14

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Jum'at, 15 Nov 2019 07:35

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Kamis, 14 Nov 2019 23:51

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Kamis, 14 Nov 2019 22:35

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Kamis, 14 Nov 2019 21:56

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Kamis, 14 Nov 2019 21:08

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Kamis, 14 Nov 2019 19:46

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

Kamis, 14 Nov 2019 16:15

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Kamis, 14 Nov 2019 15:44

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Kamis, 14 Nov 2019 15:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X