Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.183 views

Kalimat Tauhid: Simbol untuk Mati, Lawan Branding Menyesatkan

JAKARTA (voa-islam.com)- Manusia adalah makhluk simbol. Kita berkomunikasi dengan simbol, berekspresi dengan simbol. Sebab simbol adalah bagian yang tidak terpisahkan dengan hidup manusia.

Dulu pas masih nggak beragama, pas SD saya sering gambar simbol’ S’ di dalam kotak segilima model berlian, Superman. Atau gambar kelelawar simbol Batman, atau laba-laba simbol Spiderman. 

Agak gede, saya senang basket, pakai simbol Orlando Magic dan Chicago Bulls kemana-mana, kalau punya baju pengennya angka 23, Michael Jordan, atau 1 Anfernee Hardaway.

Pas SMA, seneng bola, baju saya ganti nomor 9 garis hitam-biru nerazzuri Intermilan, Ronaldo. Atau nomor 10 warna merah Manchester United, Beckham. 

Kita semua berekspresi lewat simbol Itu semua sebelum Muslim. Saat sudah Muslim, simbol apa yang lebih keren dari kalimat tauhid? Laa ilaaha illa Allah Muhammadur Rasulullah? Tentu ini yang paling keren. Kenapa? Sebab inilah kalimat yang bakal saya share ke orang lain, andaikan saya ditanya, "Ada pesan terakhir sebelum mati?" Yakin banget, sebab kalimat itu gue banget! Gituloh.

Apalagi kita tahu lewat hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah punya bendera hitam dan putih, yang bertuliskan kalimat tauhid diatasnya. Bangga kan.

Nah, hanya mereka yang jadikan si Abu-abu sebagai rujukan yang bilang bahwa bendera putih dan hitam bertuliskan tauhid adalah bendera HTI, bendera teroris.

Harusnya bangga kan kalau anak-anak muda malah pride angkat bendera tauhid, kok bisa-bisanya ada yang sewot. Bahkan kata menteri agama ini urusan yang dianggap serius? Lucunya negeri berflower ini. 

Perbuatan kaum Nabi Luth nggak dianggap ancaman, seks bebas dan pendangkalan akidah jalan terus. Tapi yang disalahkan malah bendera tauhid Kalau nggak bendera ini yang dibanggain, mau bangga sama apalagi? Kalau nggak Islam yang ditanam ke anak-anak muda, lalu mau apalagi? Jahil jangan diboronglah.

Apalagi, bagaimana kalau ternyata semua ini adalah bagian daripada kampanye? Bertopeng judul "De-Radikalisasi" padahal sebenarnya adalah "De-Islamisasi?" Bagaimana? 

Lihat saja, penelitian, berita, pernyataan tokoh yang dinaikkan media dan penguasa saat ini. Selalu memosisikan bahwa radikal itu dekat dengan ulama, dekat dengan Islam. Mau menerapkan syariat, intoleran. 

Bicara Khilafah, radikal. Tapi curang dianggap biasa, kader partai berzina beramai-ramai malah masuk berita, eljibiti diberi ruang.

Perhatikan, saat ini bicara Khilafah itu lebih terlarang dari bicara legalisasi miras. Bendera tauhid Rasulullah sudah sama nilainya dengan bendera palu arit, miris. Semua adalah branding, yang pelakunya entah sadar entah tidak. Tapi semua yang berhubungan dengan Islam sepertinya harus dihapus, bernafsu sekali.

Lihat gegasnya penguasa saat ada bendera tauhid dikibarkan siswa MAN, dan taruna akmil. Bandingkan penyikapannya dengan kasus eljibiti, zina, dan lainnya di sekolah 2016 saja, terdata 300.198 terindikasi gay di Jawa Barat, 218.227 di Jawa Tengah. 

Survei KPAI pada 2014 menunjukkan 62,7 persen remaja melakukan seks di luar nikah. Mana bahaya yang sesungguhnya?

Ini baru sektor pergaulan bebas. Bukankah harusnya bahaya di depan mata ini yang dipikirkan penguasa? Masa depan NKRI? Dan seharusnya mereka paham, bahwa data-data di atas adalah hasil "promosi" nilai-nilai non-Islami yang selama ini ada, via tontonan, pelajaran, dan kebijakan publik.

Bukankah harusnya penguasa merasa lebih aman ketika pemuda justru bangga mengangkat bendera tauhid? Bukankah harusnya bangga kalau siswa pada salih? 

Bukannya malah mensimbolisasi bendera tauhid, rohis, ormas Islam, ulama, dan istilah Islam menjadi radikal, teroris dan ekstrimis. Islam itu solusi, bukan malah ditakut-takuti.

Bagi kaum Muslim, apakah Anda terima bila saat ini simbol Islam malah di-branding radikal? Bila tidak, banggalah dengan simbol-simbol Islam, tak perlu takut menggunakannya. Tak mungkin orang mencintai itu hanya di hati, ia harus diungkapkan. Dan apa yang lebih baik ketimbang kalimat tauhid? Kalimat yang kita hidup dan mati di atasnya, dan kita berbangkit dengannya, insyaallah.

*Ustaz Felix Siauw

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
PKS Sarankan Presiden dan Menteri Gunakan Mobil 'Sejuta Umat'

PKS Sarankan Presiden dan Menteri Gunakan Mobil 'Sejuta Umat'

Sabtu, 24 Aug 2019 16:20

Penata Kata Masyarakat Dunia

Penata Kata Masyarakat Dunia

Sabtu, 24 Aug 2019 15:40

Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Sabtu, 24 Aug 2019 14:33

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Sabtu, 24 Aug 2019 13:48

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Sabtu, 24 Aug 2019 12:51

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Sabtu, 24 Aug 2019 11:31

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 10:59

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Sabtu, 24 Aug 2019 09:52

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Sabtu, 24 Aug 2019 09:20

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Sabtu, 24 Aug 2019 08:44

Iman

Iman

Sabtu, 24 Aug 2019 07:32

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Sabtu, 24 Aug 2019 06:28

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Jum'at, 23 Aug 2019 22:52

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Jum'at, 23 Aug 2019 22:00

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Jum'at, 23 Aug 2019 21:51

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Jum'at, 23 Aug 2019 21:48

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Jum'at, 23 Aug 2019 21:44

Referendum Pindah Ibu Kota

Referendum Pindah Ibu Kota

Jum'at, 23 Aug 2019 20:42


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X