Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.992 views

Gerakan #NoMarriage Is No Good Solution

Oleh: Mira Susanti (Aliansi Penulis Perempuan Untuk Generasi)

Beragam persoalan sosial yang menghadang perempuan dan generasi saat ini. Mencuat suatu gerakan baru dengan tagar #NoMarriage. Siapa sangka gerakan ini  menjadi topik perbincangan di negeri ginseng Korea Selatan.

Hastag ini di sponsori oleh seorang YouTuber asal Korea Selatan bernama Baeck Ha-Na. Mengungkap secara  terang-terangan sebuah konten anti-pernikahan di kanal YouTube pribadinya.

Baeck Ha-Na menyatakan bahwa “Lingkungan membuat saya merasa gagal karena di usia 30 tahun belum menjadi seorang istri atau ibu. Daripada menjadi milik seseorang, saat ini saya memilih fokus dengan tujuan dan ambisi untuk masa depan saya sendiri,”  (Kumparan.com)

Tak hanya itu Gerakan #NoMarriage  ini ikut serta mendasari terbentuknya komunitas Elite Without Marriage, I am Going Forward (EMIF) yang disponsori  oleh Kang Han-byul. Perempuan muda asal Korea Selatan yang peduli soal isu-isu perempuan.

Komunitas ini menjadi  wadah bagi para bi-hon, (sebutan untuk perempuan yang tidak mau menikah dan tidak mau punya anak)  untuk  berbagi pengalaman. Tentang perasaan  mereka  ketika mendapatkan tekanan dari lingkungan mengenai statusnya yang belum menikah.

Secara kasat mata bahwa kedua komunitas ini memiliki visi yang sama, yaitu lantang menyuarakan  bahwa perempuan tidak harus menikah untuk bisa dikatakan sukses. Inilah potret buram kehidupan perempuan di negeri ginseng Korea. Dibalik keindahan serta kemajuan teknologi yang serba canggih. Bahkan dijuluki sebagai "Keajaiban Asia Timur" tapi  menyimpan segudang masalah sosial.

Tak bisa dipungkiri bahwa aturan kehidupan  liberal dan sekulerlah  menjadi penyebab rusaknya tatanan  kehidupan manusia saat ini. Kebebasan menjadi dalih bagi perempuan untuk mengeksplor diri mereka diranah publik. Tanpa menyadari fitrahnya sebagai perempuan yang akan melanjutkan estafet kehidupan manusia dimasa akan datang.Kehidupan liberal telah memalingkan perempuan untuk hidup bebas tanpa mau terikat dengan aturan yang telah digariskan atas kodratnya.

Persoalan ini bisa saja menimpa perempuan secara global. Konflik kehidupan perempuan dimana-mana tetap sama. Pandangan  terhadap perempuan sebagai ibu rumah tangga dianggap profesi  yang rendah. Akhirnya memilih meninggalkan kehidupan domestik  go publik. Menikah akan  menghambat karir dan kesuksesan mereka dalam dunia kerja.  

Keinginan menikahpun sudah tidak semarak lagi. Sokongan pun datang  dari kaum feminis yang mengusung ide kesetaraan gender. Bahwa perempuan memiliki hak yang sama di ranah publik. Mereka saling berlomba dan bersaing mendapatkan popularitas.

Salah satu dampak yang dirasakan terutama di bidang ekonomi. Penurunan pergerakan ekonomi konstan terjadi karena jumlah penduduk yang secara terus-menerus berkurang. Berdasarkan data World Bank, Korea Selatan tercatat sebagai negara dengan angka kelahiran terendah di dunia. Pada 2010, 64.7 persen. Lebih dari 20 persen lokasi perayaan pernikahan di Seoul ditutup.

Pada 2019 setidaknya ada tiga sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang tutup karena kekurangan jumlah murid. Melihat angka tersebut, pihak pemerintah Korea Selatan akhirnya membentuk Presidential Committee on Aging Society and Population Policy pada 2017. Fokus pada bagaimana menikah dan melahirkan tidak akan membatasi ruang gerak perempuan.

Bagaimana tidak akan  berkurang, bisa-bisa negara atau dunia  bisa mengalami kepunahan penduduk jika hal ini tidak segera di atasi. Tentu saja solusinya bukan mendukung pergaulan bebas apalagi komunitas pelangi yang semakin bersinar menuju kehancuran. Dunia butuh kepada seperangkat aturan yang dapat menjamin terlaksananya peran hakiki manusia.

Kehidupan yang melaksanakan Aturan Islamlah satu-satunya yang menjamin itu semua. Islam telah menyematkan peran utama perempuan adalah sebagai ummu wa rabbatul bait yaitu ibu sekaligus pengatur rumah tangga. Sementara peran  nafkah hanya diwajibkan kepada kaum bapak bukan ibu. Sebagaimana yang terjadi saat ini justru sebaliknya.

Ketika hal ini berjalan sesuai dengan fitrahnya maka dipastikan  tak ada lagi perempuan yang akan merebut peran itu dari laki-laki.Mereka akan focus menjalankan tugasnya masing-masing. Tanpa melupakan tujuan ia diciptakan oleh sang pencipta tidak lain adalah  untuk melanjutkan keturunan jenis manusia.

Tujuan tersebut tak akan terlaksana kecuali dalam ikatan suci pernikahan. Pernikahan adalah sarana terbesar untuk memelihara manusia agar tidak terjatuh ke dalam perkara yang diharamkan Allah, seperti zina, liwath (homoseksual) dan selainnya.  Menolak menikah sama saja melawan Fitrah dari Allah.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
PKS Sarankan Presiden dan Menteri Gunakan Mobil 'Sejuta Umat'

PKS Sarankan Presiden dan Menteri Gunakan Mobil 'Sejuta Umat'

Sabtu, 24 Aug 2019 16:20

Penata Kata Masyarakat Dunia

Penata Kata Masyarakat Dunia

Sabtu, 24 Aug 2019 15:40

Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Sabtu, 24 Aug 2019 14:33

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Sabtu, 24 Aug 2019 13:48

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Sabtu, 24 Aug 2019 12:51

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Sabtu, 24 Aug 2019 11:31

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 10:59

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Sabtu, 24 Aug 2019 09:52

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Sabtu, 24 Aug 2019 09:20

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Sabtu, 24 Aug 2019 08:44

Iman

Iman

Sabtu, 24 Aug 2019 07:32

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Sabtu, 24 Aug 2019 06:28

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Jum'at, 23 Aug 2019 22:52

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Jum'at, 23 Aug 2019 22:00

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Jum'at, 23 Aug 2019 21:51

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Jum'at, 23 Aug 2019 21:48

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Jum'at, 23 Aug 2019 21:44

Referendum Pindah Ibu Kota

Referendum Pindah Ibu Kota

Jum'at, 23 Aug 2019 20:42


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X