Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.404 views

Ayah, Jangan Kau 'Makan' Putrimu!

 

Oleh: Diana Septiani

Kasus kekerasan dalam keluarga terjadi lagi. Bapak hamili anaknya. Ini berita basi yang terus terjadi. Ribuan kasus dan korban terus berjatuhan. Tapi kenapa berita ini seolah hanya mewarnai media massa, tanpa ada tindak pencegahan dan penanggulangannya?

Miris baru-baru ini warga Surabaya dikagetkan dengan penangkapan lelaki paruh baya yang merampas kebahagian putri dan istrinya. Tragedi mengenaskan ini bermula sejak 2015. Namun sayangnya, baru terungkap dan pelakunya ditangkap Agustus 2019. 

SP (45), sebut saja begitu. Sudah dua kali menghamili anaknya. Hamil pertama, ia memaksa untuk menggugurkannya. Ia tak jera. Sang anak hamil lagi, namun tetap dipertahankan. Kini bayi hasil zina bapak sekaligus kakek sang bayi ini berusia 4 bulan. Hasil pendalaman kasus, dalam seminggu ia bahkan bisa menggauli putrinya 3 kali. Tega!

Dimana sang istri? Istri SP sudah mengetahui 'perbuatan gila' sang suami pada anaknya. Ia depresi karena terus-terusan diancam. Hingga ia sakit dan meninggal dunia pada November 2018 lalu. Innalillahi. (Kompas.com)

Bukan ingin salah menyalahkan. Tentu adanya tindakan pelanggaran, tak lain agar kesalahan serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. Belajarlah dari kesalahan! Begitu orang bijak menasehati.

Kalau dipikir lagi, ini salah siapa? Salah istri SP yang bungkam? Atau salah sang putri yang tidak bisa menjaga diri? Tentu semua sependapat, salah pelaku yang gila nafsu syahwatnya. Juga begitu tega seolah akal yang Allah berikan tidak lagi ia gunakan. Namun, kenapa pelaku-pelaku serupa terus bermunculan?

Sudahkah pemerintah optimal mencegah dan menanggulangi kasus mengerikan ini? Tidak bisa hanya mencukupkan dengan menangkap dan memenjarakan pelaku. Hal ini tidak akan membuat mereka jera dan calon pelaku mengurungkan niat jahatnya.

Dalam penelusuran kasus SP, ia mengaku melakukannya karena pengaruh miras dan video porno. Tengoklah bagaimana jual beli miras masih begitu masif. Razia barang haram ini hanya memberantas yang terendus. Sisanya? Lenyap dari pengamanan. Tengok pula situs porno yang mudah diakses. Tak ada pemblokiran. Hanya pengkhususan umur yang tetap saja banyak yang melanggar. Terbukti, ribuan bocah terpapar pornografi.

Bapak hamili anak. Miras dijual bebas. Porno dan perbuatan asusila merajalela. Ribuan bocah jadi pembuat video porno. Semua ini hanyalah masalah cabang yang sejatinya berakar pada satu masalah.

Akar masalahnya adalah sistem yang diterapkan saat ini. Sudahkah menjadikan para individu bertakwa? Menjadikan masyarakat yang peka dan peduli dengan kondisi di sekitarnya? Serta, menjadikan penguasa sebagai penjaga atas akidah umat, penjaga dari berbagai marabahaya, penerap aturan yang sempurna?

Tidak! Justru sistem saat inilah yang menjadi biang keroknya. Sistem kapitalisme telah melanggengkan berbagai tindak kriminal. Akankah para kapitalis rela memblokir situs porno dan memberantas jual beli barang haram? Jelas mereka menolak karena itu adalah bisnis yang sangat menggiurkan.

Asas dari sistem kapitalisme yaitu pemisahan agama dengan kehidupan, benar-benar membuat runtuh ketahanan keluarga dan negara. Sosok bapak yang semestinya menjadi pendidik dan pelindung bagi istri dan anaknya, malah menjadi penghancur kebahagiaan mereka. Ketika sistem sekuler telah merasukinya, maka ia tidak lagi ingat mati kala menggerayangi tubuh putrinya. Tidak pula takut dengan siksaan Allah yang pedih, saat melakukan berbagai dosa besar.

Dalam Islam, sosok bapak begitu penting dalam menjaga anggota keluarga terhindar dari siksa neraka.

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْۤا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَا لْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰٓئِكَةٌ غِلَا ظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَاۤ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim 66: Ayat 6)

Sudah selayaknya kita sebagai muslim merindukan Islam diterapkan di setiap aspek kehidupan. Karena, hanya itulah yang akan menjadi solusi atas berbagai problematika kehidupan manusia. Wallahu a'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Penata Kata Masyarakat Dunia

Penata Kata Masyarakat Dunia

Sabtu, 24 Aug 2019 15:40

Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Majelis Tarjih Muhammadiyah Rumuskan Risalah Akhlak

Sabtu, 24 Aug 2019 14:33

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Mardani: Hentikan Kriminalisasi Ustaz Abdul Somad

Sabtu, 24 Aug 2019 13:48

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Menerima Perlakuan Hukum yang Berbeda

Sabtu, 24 Aug 2019 12:51

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Anies Baswedan Bawa Jakarta Raih Penghargaan Internasional Pertama yang Diraih Kota Asia Tenggara

Sabtu, 24 Aug 2019 11:31

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Yunahar Ilyas Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 10:59

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Ampun! Ngutang Lagi, ke Cina Lagi?

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Ustaz Yusuf Mansur Doakan Ustaz Abdul Somad dan HRS

Sabtu, 24 Aug 2019 10:51

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Oknum Polisi Diduga Beri Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Idris: Saya Nggak Habis Pikir

Sabtu, 24 Aug 2019 09:52

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Investasi Berjamaah Bisnis Kuliner Mal, 1 Slot Saham untuk 3 Booth Kuliner

Sabtu, 24 Aug 2019 09:20

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Narasi Radikalisme yang Absurd dan Tendensius

Sabtu, 24 Aug 2019 08:44

Iman

Iman

Sabtu, 24 Aug 2019 07:32

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Jokowi Akan Dikenang Bukan Karena Memindahkan Ibu Kota

Sabtu, 24 Aug 2019 06:28

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Mesir Tangkap Putra Ppejabat Palestina Terkait Aktivitas Anti Israel

Jum'at, 23 Aug 2019 22:52

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Ibu Kota Pindah Ke Kalimantan, Kenapa Gak Ke Beijing?

Jum'at, 23 Aug 2019 22:00

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Para pejabat AS Mengkonfirmasi Serangan Udara Israel di Irak

Jum'at, 23 Aug 2019 21:51

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Lebih dari 150 Orang Dirawat karena Gas Air Mata dan Luka Tembak di Kashmir

Jum'at, 23 Aug 2019 21:48

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Demonstran di Hong Kong Siap Duduki Bandara Lagi

Jum'at, 23 Aug 2019 21:44

Referendum Pindah Ibu Kota

Referendum Pindah Ibu Kota

Jum'at, 23 Aug 2019 20:42

Satu Tewas, Dua Terluka dalam Serangan Bom di Pemukiman Israel

Satu Tewas, Dua Terluka dalam Serangan Bom di Pemukiman Israel

Jum'at, 23 Aug 2019 20:38


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X