Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.972 views

Menguji Integritas Kapolri Baru

 

Oleh:

Ainul Mizan*

 

FAHIRA Idris melaporkan Ade Armando ke polisi terkait postingan Ade di akun pribadinya. Di dalam postingannya, foto Anis Baswedan lengkap dengan pakaian dinasnya dibuat jadi joker dengan caption "Gubernur Jahat Berawal dari Menteri yang Dipecat" (https://www.beritaislam.org/2019/11/posting-foto-anies-jadi-joker-ade-armando-dipolisikan.html). Menurut Fahira idris, yang dilakukan Ade sudah melanggar UU ITE tentang ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Tentunya laporan Fahira Idris ini menjadi batu ujian bagi Kapolri yang baru dilantik, yaitu Idham Azis. Disebut sebagai batu ujian dikarenakan kasus - kasus serupa yang mengenai orang - orang yang berada di dekat kekuasaan tidak bisa diproses hukum.

Sebut saja kasus penistaan yang dilakukan oleh Sukmawati. Lewat sajaknya ia menghina adzan dan kerudung muslimah. Sukmawati mengatakan lebih merdu kidung dari adzan, lebih anggun konde daripada kerudung. Abu Janda yang menyatakan bahwa bendera tauhid sebagai bendera teroris di dalam vlognya. Denny Siregar yang menistakan lafadz takbir dalam kasus pengroyokan kepada salah satu jakmania hingga meninggal. Semuanya tidak ada yang diproses ke meja hijau.

Sedangkan Ade Armando sendiri, sebelumnya juga pernah dilaporkan ke polisi, tapi seperti menguap begitu saja. Di antaranya adalah  kasus penistaan adzan dengan ucapannya bahwa adzan itu tidak suci. Termasuk pula penistaannya terhadap hadits Nabi saw. Ade Armando dengan lancang menyatakan bahwa hadits yang berisi hukuman mati bagi pelaku homoseksual sebagai legitimasi terciptanya masyarakat tidak beradab. Pernyataannya tersebut disampaikannya dalam pidato kebudayaan di Pisa Mahakam Kafe, Jaksel pada Jumat (1/4/2016) malam. Nasib pelaporan terhadap Ade tersebut juga menguap.

Bagi Kapolri baru, Idham Azis, kasus pelaporan Fahira idris terhadap Ade Armando ini merupakan kasus pertama terkait ujaran kebencian yang mengandung pencemaran nama baik. Menangani kasus seperti ini ibarat buah simalakama.

Pertama, Idham Aziz memilih sebagaimana masa sebelumnya yakni tidak memproses hukum Ade Armando. 

Tentunya langkah seperti ini hanya akan mencoreng marwah lembaga kepolisian. Stigma negatif bahwa kepolisian telah menjadi alat kekuasaan semakin menguat. Keadilan hukum itu tidak ada. Hukum hanya tumpul kepada kawan dan golongan yang pro dengan kekuasaan termasuk para buzer politiknya. Berbeda lagi, hukum akan menjadi sangat tajam kepada kubu yang kritis terhadap kebijakan penguasa. Pencabutan BHP HTI, tidak dikeluarkannya SKT untuk FPI, kriminalisasi ulama seperti yang terjadi pada Habib Rizieq, Ust Felix Siauw, UAS, Habib Bahar dan lainnya. Ini sebagian contoh. Dengan kata lain, hukum digunakan untuk membungkan aktifitas mengoreksi kekuasaan.

Di samping itu, aksi radikal Ade Armando ini bisa dimaknai sebagai bentuk tekanan kepada Kapolri baru. Tekanan yang menegaskan bahwa kapolri masih berada dalam kepentingan politik kekuasaan. Kapolri baru diharapkan tetap dalam orbit untuk memerangi radikalisme. Jika tidak, ancaman reshuffle tidak bisa dielakkan lagi.

Kedua, Idham Azis memilih untuk memproses hukum Ade Armando terkait pelaporan foto joker Anis Baswedan.

Keputusan berani tersebut akan menjadi preseden positif terkait keberadaan dan fungsi dari lembaga kepolisian. Stigma negatif kepolisian hanya sebatas alat kekuasaan untuk membungkam suara kritis bisa menghilang. Lembaga kepolisian telah kembali kepada tracknya sebagai abdi utama nusa dan bangsa. Marwah kepolisian menjadi pulih di tengah masyarakat. Hukum telah menemukan keadilannya.

Memang demikianlah tugas kepolisian adalah menjaga keamanan di dalam negeri. Disebut keadaan aman bila tidak ada gangguan atas agama, harta benda, darah dan kehormatan orang lain. Kepada siapapun yang melanggar akan ditindak oleh kepolisian untuk dibawa ke pengadilan. Baik ia rakyat biasa maupun para pejabat dan kepala negara sendiri bisa dihadapkan di meja hijau bila tersandung kasus hukum.

Adalah Al Qadhiy Ubay bin Kaab pernah menyidang Kholifah Umar bin Khotthob ra dalam pelebaran area Masjid Harom. Begitu pula, Al Qadhiy Syuraih pernah menyidang Kholifah Ali bin Abi Tholib ra dalam kasus baju zhiroh dengan seorang Yahudi.

Waktu itu Kholifah Ali ra menuduh orang yahudi tersebut mengambil baju dziroh beliau. Akan tetapi argumentasi hukum beliau lemah, dimenangkanlah orang Yahudi tersebut. Si Yahudi merasakan keadilan hukum Islam lalu ia masuk Islam. Dari kisah ini terlihat bahwa tidak ada yang kebal di mata hukum.

Jadi keputusan apapun yang diambil oleh Kapolri baru, tentunya ia mempertaruhkan kredibilitas dari lembaga kepolisian yang dipimpinnya. Seharusnya suara keadilan hukum harus selalu ditegakkan bila label sebagai "Negara Hukum" tidak ingin berganti label menjadi "Negara Kekuasaan". Sebuah negara yang dikendalikan oleh oligarki kekuasaan.* Penulis tinggal di Malang, Jawa Timur

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Mushalla Al-Fatihah Tasikmalaya Selesai Dibangun, Total Biaya 66 Juta Rupiah

Alhamdulillah mushalla yang hampir roboh dan tidak layak, selesai dibangun permanen. Total dana yang disalurkan sebesar Rp 66.813.500 semoga jadi amal jariyah, pahala terus mengalir tiada akhir...

Latest News
MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

MUI, Lantangkan Suaramu untuk Tegaknya Syariat

Sabtu, 16 Nov 2019 05:39

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Dorong Ormas Islam Bentuk Koperasi, Menteri ATR Dukung Kemajuan Ekonomi Ummat

Jum'at, 15 Nov 2019 21:08

Jusuf Kalla Dijadwalkan Buka Muktamar ke-6 KBPII

Jusuf Kalla Dijadwalkan Buka Muktamar ke-6 KBPII

Jum'at, 15 Nov 2019 20:22

Menlu AS Sebut Koalisi Anti-Islamic State Harus Pindah Fokus ke Afika Barat dan Sahel

Menlu AS Sebut Koalisi Anti-Islamic State Harus Pindah Fokus ke Afika Barat dan Sahel

Jum'at, 15 Nov 2019 17:05

Laporan: Islamic State Terbitkan 'Panduan' Bagi Calon Serigala Tunggal

Laporan: Islamic State Terbitkan 'Panduan' Bagi Calon Serigala Tunggal

Jum'at, 15 Nov 2019 16:05

Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Tentara Turki Bangun Pangkalan Militer Baru di Timur Laut Suriah

Jum'at, 15 Nov 2019 15:05

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Ratna Megawangi: Bangun Pendidikan Karakter Harus dengan Jiwa Mutmainnah

Jum'at, 15 Nov 2019 10:50

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Sandiaga Uno Katakan Revolusi Industri 4.0 Membawa Berkah Buat Pengusaha

Jum'at, 15 Nov 2019 09:33

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Israel Kembali Serang Gaza Hanya Sehari Setelah Kesepakatan Gencatan Senjata

Jum'at, 15 Nov 2019 08:45

Ketika Imam Kentut

Ketika Imam Kentut

Jum'at, 15 Nov 2019 08:14

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Adhie Massardi: Kemerosotan Ekonomi Nasional Bukan Isu, tapi Fakta

Jum'at, 15 Nov 2019 07:35

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Tahun 2020, Pemerintah Wajibkan Sertifikasi Perkawinan Calon Pengantin

Kamis, 14 Nov 2019 23:51

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Tersangka Anggota IS Amerika yang Terdampar di Perbatasan Turki-Yunani Akan Dideportasi ke AS

Kamis, 14 Nov 2019 22:35

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Krisis Moral Bangsa, Akibat Pendidikan ala Sekuler?

Kamis, 14 Nov 2019 21:56

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Sambangi DPP Wahdah Islamiyah, Forjim Bahas Kerja Sama Jurnalistik

Kamis, 14 Nov 2019 21:08

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Pemilu Tidak Langsung dan Jabatan Presiden Diperpanjang?

Kamis, 14 Nov 2019 19:46

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

FPKS Minta Pemerintah Jangan PHP Soal Omnibus Law

Kamis, 14 Nov 2019 16:15

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Di Muktamar KBPII, Soetrisno Bachir Kampanyekan Nasionalisme Baru

Kamis, 14 Nov 2019 15:44

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Jihad Islam Hentikan Serangan Roket dari Gaza Setelah Israel Setujui Syarat Gencatan Senjata

Kamis, 14 Nov 2019 15:15

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Wanita Tabarruj dan Bertingkah Laku Jahiliyah

Kamis, 14 Nov 2019 14:47


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X