12 Cara Mengatasi Kaki Bengkak ketika Hamil: Tingkatkan Asupan Kalium hingga Jalan Kaki

Simak cara mengatasi kaki bengkak ketika hamil yang bisa dicoba di rumah. Anda dapat meningkatkan asupan kalium, banyak minum air hingga jalan kaki selama 5 atau 10 menit beberapa kali sehari. Untuk meningkatkan asupan kalium, ada beberapa makanan tinggi kalium yang dapat dikonsumsi.

Di antaranya adalah kentang, ubi jalar, pisang, bayam, dan kacang kacangan. Makanan tersebut, membantu tubuh menyeimbangkan jumlah cairan yang ditampungnya. Sehingga dapat mengurangi pembengkakan pada kaki.

Lantas, apa saja yang harus dilakukan untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil lainnya? Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil yang pertama adalah membatasi asupan natrium (atau garam). Garam membuat tubuh menahan air.

Selain itu, cobalah untuk menghindari makanan kalengan atau olahan, karena sangat tinggi natrium. Tidak mendapatkan cukup asupan kalium juga dapat memperburuk pembengkakan, karena kalium membantu tubuh menyeimbangkan jumlah cairan yang ditampungnya. Beberapa makanan yang secara alami tinggi kalium meliputi kentang, ubi jalar, pisang, bayam, dan kacang kacangan.

Kemudian, ada beberapa jus buah (khususnya prune, delima, jeruk, wortel, dan markisa), yogurt, buah bit, ikan salmon, dan kacang kacangan. Kafeina bersifat diuretik sehingga menyebabkan Anda buang air kecil lebih banyak. Kemudian, membuat tubuh berpikir perlu menahan cairan dan menyebabkan pembengkakan.

Jika tubuh mengira Anda dehidrasi, ia akan menahan lebih banyak cairan untuk mencoba mengimbanginya. Jadi cobalah minum setidaknya 10 gelas air setiap hari untuk menjaga tubuh terhidrasi. Duduk dan berdiri terlalu lama saat hamil besar dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Untuk itu, istirahatkan kaki dengan mengangkatnya ke atas agar cairan yang terkumpul bisa mengalir kembali dan mengurangi pembengkakan. Mengenakan pakaian ketat, terutama di sekitar pergelangan tangan, pinggang, dan pergelangan kaki dapat memperparah pembengkakan. Sebab, dapat membuat sirkulasi darah terhambat.

Cobalah kenakan pakaian yang longgar dan nyaman. Jika Anda harus berdiri dalam waktu yang lama maka bisa mengenakan stoking setinggi pinggang. Stoking ini dengan lembut menekan kaki dan tungkai Anda untuk membantu menjaga sirkulasi cairan.

Cobalah untuk menghindari stoking setinggi lutut, karena mungkin terlalu ketat di bagian tengah kaki dan malah memperparah pembengkakan. Berjalan kaki selama 5 atau 10 menit beberapa kali sehari dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi pembengkakan. Mengenakan sepatu yang nyaman dan pas adalah kunci untuk mengurangi pembengkakan kaki.

Kemudian, mencegah masalah pinggul dan punggung yang dapat muncul saat pusat gravitasi Anda bergeser dan berat badan meningkat. Cobalah berdiri atau berenang di kolam yang kedalaman airnya hampir mencapai leher Anda. Setidaknya, Anda akan merasa lebih ringan, lebih sejuk, dan sedikit berolahraga.

Selanjutnya, cara mengatasi kaki bengkak saat hamil yakni memijatnya. Memijat dapat membantu mengedarkan cairan yang menumpuk di kaki dan dapat mengurangi pembengkakan. Terakhir, cara mengatasi kaki bengkak saat hamil yakni dengan tidur miring ke kiri.

Tidur miring ke kiri dapat mengurangi tekanan rahim dari vena kava inferior dan mengembalikan aliran darah ke jantung. (*/Suc) Simak berita lain terkait

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *