Setengah Penduduk Israel Sudah Terima 2 Dosis Vaksin Pfizer/BioNTech

Kementerian Kesehatan Israel memaparkan, setengah dari 9,2 juta penduduk negara itu telah menerima dosis vaksin Pfizer/BioNTech secara penuh. Namun, di wilayah yang dikendalikan Otoritas Palestina (PA) vaksinasi Covid 19 cenderung lambat. PA mengandalakan sumbangan dan pasokan vaksin terbatas dari Israel.

Mengutip , sekira, 5,5 juta warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang diduuki dan Jalur Gaza yang diblokade, sejauh ini hanya menerima sekira 120.000 vaksin. Dengan lebih dari 4,6 juta penduduk divaksinasi, Israel melanjutkan kampanye yang menghantam dunia yang membuat tingkat infeksi anjlok dan memungkinkan pelonggaran pembatasan. Tetapi, hal itu mendapat kecaman internasional karena tidak berbuat lebih banyak untuk memungkinkan vaksinasi Palestina.

Dikatakan Palestina bertanggung jawab atas langkah langkah kesehatan semacam itu di daerah semi otonom mereka. Para kritikus, kelompok hak asasi dan beberapa legislator Partai Demokrat di Amerika Serikat (AS) telah menunjukkan bahwa sebagai kekuatan pendudukan, Israel memikul tanggung jawab untuk menyuntik penduduk yang dikendalikannya. Dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan tonggak sejarah di tengah penurunan berkelanjutan dalam kasus Covid 19 baru.

Pada Kamis (25/3/2021), Menteri Kesehatan Israel Yuli Edelstein meminta warga "untuk mengikuti pedoman (kesehatan) sehingga virus corona tidak kembali." Dia mengatakan 50,07 persen dari keseluruhan populasi telah menerima kedua dosis vaksin, dan 55,96 persen pada dosis pertama. Israel mengeluarkan vaksinasi penuh, dan sekira 8,7 persen dari populasinya yang telah pulih dari Covid 19 memiliki kekebalan, yang disebut sertifikat "Green Pass"yang memberikan akses ke berbagai tempat rekreasi.

Israel mulai mengurangi penguncian nasional pada akhir Februari 2021. Sebagian besar bisnis dan sekolah, serta bandara, secara bertahap memulai kembali aktivitas dengan kapasitas dibatasi. Negara ini telah mengalami penurunan 85 persen dalam kematian Covid 19 setiap hari.

Menurut Eran Segal, seorang ilmuwan data di Institut Sains Weizmann Israel, sekira 86 persen lebih sedikit kasus virus korona harian sejak puncak ketiga pandemi pada pertengahan Januari 2021. Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Israel Hezi Levi mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa dia memperkirakan seluruh populasi yang memenuhi syarat untuk vaksinasi akan sepenuhnya diinokulasi pada akhir Mei. Israel telah melakukan tiga kali penguncian dan 6.157 kematian akibat pandemi virus corona.

Frustrasi publik tumbuh pada penegakan peraturan kesehatan yang tidak merata di antara populasi ultra ortodoks. Sebelumnya, pada bulan Maret 2021, PA menerima 60.000 dosis vaksin Pfizer BioNTech dan AstraZeneca, yang dikirimkan melalui program COVAX Perserikatan Bangsa Bangsa. Pejabat Palestina mengatakan petugas kesehatan, orang di atas 75 tahun dan pasien penyakit ginjal atau kanker bisa mendapatkan vaksin.

PBB mengatakan pihaknya berencana untuk memberikan dosis yang cukup untuk menyuntik satu juta warga Palestina lainnya melalui program COVAX. Warga Palestina juga telah menerima sekitar 60.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia dari Uni Emirat Arab, dan mereka juga akan menerima 100.000 dosis vaksin China. Pengiriman pertama 1.000 dosis vaksin Sputnik V Rusia ke Jalur Gaza pada awalnya diblokir oleh Israel bulan lalu selama dua hari, sebelum pemerintah Israel mengalah.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan 1.910 orang telah meninggal akibat virus korona di Tepi Barat dan 593 lainnya di Jalur Gaza yang diblokade. Israel memvaksinasi lebih dari 100.000 pekerja Palestina dengan izin untuk memasuki Israel atau permukiman Israel di Tepi Barat.

Previous Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *